Tampilkan postingan dengan label Bahasa indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bahasa indonesia. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 05 Januari 2013

INGIN MENJADI TNI AU






Ingin menjadi TNI AU adalah cita - cita saya dari kecil.Setelah saya lulus dari SMK saya langsung  mengambil formulir untuk menjadi TNI AU.Akan tetapi saya membatalkan menjadi TNI AU di karenakan tidak ada dukungan dari orang tua disekitar saya,karena ibu saya berada di negeri seberang,dan saya tidak tau di mana ayah saya berada, karena dari ibu saya mengandung sampai saya di lahirkan ibu saya sudah ditinggal pergi oleh ayah saya.


Setelah saya membatalkan niat saya menjadi TNI AU saya melamar kerja di PT.KARET DELI MEDAN,pada akhirnya saya mendapat panggilan dari PT.KARET DELI MEDAN untuk di interview.Hasilnya pun tidak mengecewakan,artinya saya di terima bekerja.Berselang 1 tahun saya bekerja saya di angkat menjadi karyawan tetap di PT tersebut, sungguh gembira hati saya di angkat menjadi karyawan,karena di zaman sekarang system bekerjanya melaikan teken kontrak dan hanya PT KARET DELI yang berada di medan  yang berani mengangkat para buruhnya menjadi karyawan tetap.


Dua tahun lebih saya bekerja,saya masih tinggal bersama nenek dan kaka saya dbilik yang tak seberapa indah itu.Semenjak saya selesai sekolah ibu yang saat ini masih di negeri seberang dan tidak pernah mengirim uang buat saya lagi,karena kata ibu saya kamu sudah bekerja dan harus hidup mandiri.Tiga tahun sudah saya bekerja,secara tiba – tiba bibi saya yang berada di Jakarta menghubungi saya lewat via telepon,saya pun diam sejenak,karena ada angin apa bibi saya menghubungi saya,tidak taunya bibi saya itu menawarkan saya untuk kuliah di Jakarta.saya  terkejut mendengar bibi saya menawarkan saya kuliah,saya menjawab, apakah bibi serius ingin mengkuliakan saya,jawab bibi saya,ia bibi serius mengkuliahkan kamu, dalam hati saya berbicara,ya allah Rezeki apa lagi ini yang egkau berikan,langsung dengan sigap saya menjawab, saya mau kulia di Jakarta bibi.


Setelah saya menerima tawaran dari bibi saya,saya segera mengurus pengunduran diri saya di PT. KARET DELI MEDAN,dan pada akhirnya pengunduran diri saya berjalan dengan lancar,dan 

IBU





Saat berada diruang tunggu bandara, saya bertemu dengan seorang pemuda yang berumuran dengan saya. Singkat cerita kamipun berkenalan dan pemuda itu bertanya kepada saya, “Apa kamu masih mempunyai ibu?”. Saya sempat terkejut dengan pertanyaan itu dan saya pun menjawab “ya, saya masih mempunyai ibu”. Lalu pemuda tersebut berkata sambil menundukkan kepalanya “bersyukurlah kamu masih mempunyai ibu yang sering memarahimu, menasehatimu, dan khawatir ketika kamu pulang terlambat”.  Saya pun bertanya “kalau boleh saya tahu ibu anda dimana ya?”, pemuda tersebutpun menjawab “ibu saya sudah berada di surga, ketika beliau hidup saya sering jengkel karena dimarahi setiap hari tanpa saya tahu ibu saya mamarahi saya dengan niat baik, begitupun ketika saya sakit beliaulah yang paling cepat menyembuhkan saya, tapi sekarang beliau sudah tidak ada dan saya sangat merindukan beliau”.

Hati saya sungguh tersentuh mendengarnya… dan sayapun langsung menelfon ibu dikampung, ketika ibu mengangkat telfon saya hal pertama saya dengar adalah “apa kabar nak? Apa kamu sudah makan nak?”. Masya ALLAH saya beruntung mempunyai ibu yang masih mengkhawatirkan diri saya, Alhamdulillah ya ALLAH.

BERHASIL, GAGAL DAN TAKDIR




Seorang sahabat berkata kepada saya, “Jika ingin melakukan sesuatu maka pilihlah untuk maju dan mencoba, karena kamu akan mendapat dua kemungkinan, yaitu BERHASIL atau GAGAL, jika kamu memilih mundur atau tidak mencoba maka kamu akan hanya mendapat satu kemungkinan yaitu GAGAL”. Memang sering saya mendengar sebuah kata ‘keberuntungan’ yang selalu dijadikan alasan bagi orang yang merasa kurang beruntung. Perlu kita tanamkan dalam benak kita bahwa keberuntungan itu bukan suatu kebetulan, melainkan suatu yang bisa kita usahakan. Bukankah sering kita dengar bahwa Tuhan itu tidak akan mengubah keadaan kita, kecuali kita yang merubahnya. Ini berarti, kita punya peranan yang sangat besar dalam kehidupan kita, kita jangan selalu menyalahkan Takdir, apalagi menyalahkan Tuhan. Takdir memang tidak bisa dirubah, Karena takdir adalah suatu hasil dari apa yang sebelumnya kita kerjakan atau kita upayakan.

Yang kita alami saat ini adalah yang kita lakukan dimasa lalu, yang kita alami dimasa mendatang adalah yang kita lakukan saat ini. Pernah sahabat saya berkata, ‘masa depan itu misteri, tetapi kita bisa mengintip masa depan itu dari apa yang kita lakukan saat ini.Ingat, kehidupan kita bagaikan roda yang berputar, terkdang kita diatas terkadang pula kita dibawah. Yang perlu kita lakukan adalah terus berusaha, keep moving, keep fighting, and keep praying. 

JALANI SAJA





Perjalanan hidup memang tidak mudah, segala masalah selalu menghampiri kita. Banyak orang yang tidak mau menyelesaikan masalahnya dengan baik, lari dari masalah, melampiaskan masalahnya dengan berbagai hal, seperti Narkoba, minum-minuman keras, membunuh dan lain-lain.Banyak orang cerdas di dunia ini, namun kecerdasan itu terkadang tidak di gunakan untuk kebaikan sesama, orang cerdas terkadang malah merugikan orang lain.

 Aku pernah menghadapi masalah yang bagi aku itu masalah yang serius, yaitu masalah keluarga. ketika itu keadaan kami hidup harmonis, tetapi kehidupan itu tidak berujung lama, karena terjadi konflik besar dalam keluarga. Semuanya menjadi kacau. Orang-orang yang biasa ramai dalam rumah, penuh canda tawa, sekarang menjadi tegang. mereka pada lari dari rumah, sempat terlintas dalam pikiran, bahwa aku juga ingin lari dari rumah, dan ingin rasanya bunuh diri, karna semua keluarga aku tidak ada yang ingin berbaikan lagi.Karena aku tidak ingin hidup penuh dengan dendam. akhirnya aku mencoba bertahan dalam situasi yang sulit, dan aku terus berdoa. satu tahun lamanya mereka sudah mulai mendekat kembali ke rumah lagi. hati aku sangat senang. Hikmah yang aku dapat ialah, bahwa jangan cepat lari dari masalah hidup, penyelesaian masalah tidak gampang, jadi bersabarlah dan teruslah berdoa. lari tidak akan pernah bisa menyelesaikan masalah.

BERMIMPILAH DAN KEJARLAH




            Dulu, ibuku pernah berkata seperti ini : “juwi, kuliah itu biayanya mahal sekali tapi semahal apapun ibu akan berusaha keras supaya juwi bisa kuliah, ibu mau semua anak-anak umi kuliah dan jadi orang sukses” kalimat itu terngiang ngiang di kepalaku, maka aku yang masih kecil itu pun mengambil sebuah kaleng bekas susu di dapur, lalu membuat lubang kecil di atasnya untuk memasukkan uang. yap, aku membuat sebuah celengan. hari demi hari kulewati, ku ingat hari-hari itu kusisihkan uang jajanku dan ku simpan dalam kaleng susuku. mulai dari recehan hingga uang kertas.

Setiap kali jumlah uang sudah mencapai pertengahan kaleng susu, aku selalu menghitungnya, sudah sampai mana aku menabung. Tapi, setiap kali uang yang kupunya sudah cukup banyak, ibuku selalu meminta uang tabunganku untuk membeli sayur dan bahan makanan lainnya di rumah. sungguh, waktu itu aku cukup kesal dengan ibuku, bagaimana aku bisa kuliah kalau uangnya di ambil ibu terus? pikirku saat itu. Tapi setiap kali ibuku meminta uang, aku selalu memberikannya, aku tak bisa menolak. Karena aku pun tahu bahwa ketika ibuku meminta uang tabunganku, tandanya ibuku tidak punya uang sama sekali. hanya itu yang aku pikirkan dan aku lakukan waktu kecil hingga waktu terus bergulir sampai akhirnya bibikulah yang menolongku untuk berkuliah. Alhamdulillah, sungguh aku berterima kasih padaMu ya Allah. dan aku tersadar, bahwa tabunganku yang sebenarnya bukanlah tabungan yang ada di kaleng susuku, tapi tabungan yang ada di sisi Allah ketika aku ikhlas memberikan seluruh tabunganku pada ibuku. Bibiku dengan ikhlas pun membiayai kuliah ku, disitulah kuncinya. luar biasa ya, Allah memang tidak pernah lupa dari hamba-hambaNya.

MANFAAT TERSENYUM





Kadang saya berfikir, kenapa orang sangat susah sekali untuk mengeluarkan senyumannya kepada orang lain baik itu dijalan atau di lingkungan sekitar. Padahal senyum adalah ibadah, menjalani segala sesuatu dengan senyum selain bermanfaat baik untuk hubungan dengan sekitar, karena senyum adalah jarak terdekat antara dua manusia. Pernah suatu hari saya menunggu antrian tiket bus pulang ke kos an saya tersenyum pada salah seorang wanita yang duduk disamping saya, tetapi wanita tersebut tidak membalas senyuman saya. Saya hanya bisa terdiam dan berpikir apakah senyum itu berat bagi orang tersebut.

Padahal yang saya tahu senyum banyak manfaatnya salah satunya senyum membuat kita lebih menarik, orang yang suka tersenyum membuat perasaan orang disekitarnya menjadi lebih nyaman dan senang sedangkan orang yang selalu cemberut membuat orang disekeliling tidak nyaman. Selain itu senyum juga dapat membuat orang berpikir positif, coba lakukan ini pikirkan hal buruk sambil tersenyum, pasti susah. Penyebabbnya, ketika anda tersenyum tubuh mengirim sinyal “hidup adalah baik” sehingga saat tersenyum tubuh menerimanya sebgaai anugerah. TERSENYUMLAH MAKA DUNIA AKAN LEBIH BAIK. 

JILBAB




Bersukurlah para wanita dengan bebas dan mudah bisa mengenakan jilbab dengan didukung orang tuanya. Diluar sana ternyata masih ada yang berjuang keras demi keinginan untuk mengenakan jilbab. Seperti yang dialami temanku, disaat hatinya terpanggil untuk mengenakan jilbab, justru mendapatkan penolakan keras dari orang tuanya. Namun dengan kesungguhan hatinya ia tetap bertekad merubah penampilannya dengan mengenakan jilbab. Sampai suatu hari ayahnya marah dan berkata “ Nanda, kamu akan memakai jilbab jika suatu hari kamu mendapat musibah!!”.

“ALLAH maha pendengar” itulah yang seharusnya menjadi acuan dalam kehidupan kita. Pada saat sekolah kami mengadakan pesta perpisahan di sekolah, saya mendapat kabar bahwa teman wanita saya bernama nanda terkena penyakit kanker otak stadium 2 dan harus mencukur semua kepalanya untuk menjalani kemoterapi. Ketika saya menjenguknya dia tersenyum girang dan berkata kepada saya “Alhamdulillah akhirnya saya memakai jilbab..” . ya ALLAH sungguh hati saya sedih melihat perjuangan teman saya untuk memakai jibab. Semoga menjadi pelajaran bagi kita dalam berucap setiap kata. 

20 Tahun Tanpa seorang ayah Part III


20 Tahun Tanpa seorang ayah Part III




Tiga tahun berlalu saya sudah menduduki kelas 4 SD di tahun 1999. Sampai detik ini saya masih di anggap anak yatim di lingkungan saya atau di lingkungan sekolah. Semenjak zaman kirisis moneter ekonomi keluarga saya sudah mulai menipis,dan ibu saya sudah 3 minggu tidak bekerja lagi, sebelumnya ibu saya bekerja di sebuah perusahaan kecil dibidang furniture jati. Selama 3 minggu ibu tidak bekerja yang mencari nafkah adalah kakek saya, kakek saya bekerja sebagai tukang pangkas/cukur rambut, penghasilan kakek saya perharinya tidak menentu karena tidak setiap hari ada pelanggan yang datang. Semenjak itu saya memutuskan untuk bekerja mendagangkan kue yang di buat tetangga saya karena saya ingin membantu orang tua saya mencari nafkah, keesokan harinya pukul 05.00 pagi saya sudah mulai bangun untuk mendagangkan kue.
.
Di hari pertama saya berjualan, saya membawah kue sebanyak 80 buah kue.,pukul 05.15 saya mulai berjalan sambil mengeluarkan nada keras seperti kue..e kue.. kue. Alhamdulilah pelanggan pertama saya adalah temen sekolah saya sendiri.,Temen saya itu Nampak terkejut melihat saya  berjualan kue, temen saya bertanya, juwi sejak kapan kamu berjualan kue, dan saya menjawab sejak hari ini, dan si teman saya hanya terdiam mendengarkan jawaban saya. Dan teman saya membeli kue yang saya dagangkan  sebanyak 5 potong  kue lapis, 5 potong kue lapis di tahun 1999 di kenakan harga sebesar Rp.1000. Jadi harga 1 potong kue lapis adalah Rp 200. Pada pukul 07.00 pagi kue dagangan saya habis terjual, hati saya sangat gembira sekali karena dagangan kue saya habis terjual. Dan saya pun langsung pulang kerumah tetangga saya untuk menyetorkan hasil dangangan saya barusan.Dan saya di beri upah sebesar Rp.3000 dan 2 potong kue. Dalam hati saya , saya sangat senang sekali kerena mendapatkan upah yang cukup untuk membantu ibu saya yang sudah tidak bekerja lagi, dan saya tidak lupa mengucapkan terimah kasih  banyak kepada tetangga saya yang sudah memberi saya rezeki pada pagi ini, Dan saya pun bergegas pulang ke rumah sambil berlari, setelah sampai depan pintu rumah teryata ibu saya sudah menanti kepulangan saya,Ibu pun bertanya kepada saya, bagaimana tadi jualannya,saya menjawab, alhamdulilah habis semuanya bu, ini upahnya ibu sebesar Rp.3000, ibu pun berkata alhamdulilah ya Allah, dan ibu pun mengambil upah yang saya berikan untuk di pergunakan dalam kebutuhan hidup sehari – hari.Dan pada akhirnya ibu saya menyuruh saya istirahat karena nanti siang saya akan bersekolah pada pukul 13.00 siang.

Senin, 03 Desember 2012

Pengembangan Alinea


Demam Berdarah

            Pengertian penyakit demam berdarah
atau disebut dengan demam dangue adalah penyakit yang dibawa oleh nyamuk aides aegapty.  Jenis penyakit ini termasuk penyakit yang membahayakan serta bersifat sangat akut. Penyakit ini penularannya dengan perantara nyamuk yang menggigit tubuh manusia.Gigitan nyamuk tersebut membawa virus dangue yang ditandai dengan gejala demam. Demam tersebut diawali dengan nyeri, demam serta menggigil dan juga nyeri pada bagian kepala. Nah ketika demam mulai meningkat, suhu tubuh akan mencapai 40 derajat celcius.Dikala hujan datang secara terus-menerus membuat para nyamuk membuat sarang digenangan air. Ini mengakibatkan sel telur nyamuk semakin berkembang.

            Penyebab utama penyakit demam berdarah adalah virus dengue, yang merupakan virus dari famili Flaviviridae. Terdapat 4 jenis virus dengue yang diketahui dapat menyebabkan penyakit demam berdarah. Keempat virus tersebut adalah DEN-1, DEN-2, DEN-3, dan DEN-4. Gejala demam berdarah baru muncul saat seseorang yang pernah terinfeksi oleh salah satu dari empat jenis virus dengue mengalami infeksi oleh jenis virus dengue yang berbeda. Demam berdarah mempunyai ciri yang tidak asing lagi, yaitu terdapat bintik-bintik merah di tubuh. Dan ketika Anda berada di tempat lembab atau pinggiran kumuh atau tinggal didaerah tropis, maka berhati-hatilah dengan penyakit ini. Maka dari itu segeralah melakukan pencegahan seperti dikatakan diatas, agar Anda dan keluarga terhindar dari demam berdarah.


Rabu, 07 November 2012

Analisis artikel


Strategi Vs Etika Sportifitas dalam Pertandingan








Keputusan diskualifikasi yang dijatuhkan BWF (Badminton World Federation) kepada pasangan ganda putri Greysia Polii/Meiliana Jauhari di Olimpiade London 2012 memang cukup membuat kita semua kecewa. Memang dalam memenangkan sebuah pertandingan dibutuhkan strategi, namun dalam scope yang luas pertandingan itu sendiri adalah perwujudan dari sebuah pertunjukan sportifitas, apalagi konteksnya Olimpiade.

Saya yakin seluruh bangsa Indonesia sangat kecewa namun apakah fair jika kesalahan ini dibebankan pada dua orang pemain ganda putri yang notabene adalah prajurit ujung tombak yang melakukan perintah komandan? Sekali lagi dalam pertandingan yang mengatas namakan team tentunya keputusan-keputusan strategis itu hampir tidak mungkin dijalankan tanpa approval dari komandan tim alias pelatih dan manajer. Sehingga menurut saya ini adalah kesalahan kolektif dari tim Indonesia, bukan pemain ganda putri itu saja.

Saya pribadi sudah mengikuti kasus ini semenjak beberapa hari lalu. Dari mulai permohonan banding Tim Indonesia terhadap kasus ini sampai akhirnya PBSI mencabut kembali permohonan banding tersebut dan menerima sepenuhnya keputusan BWF tersebut. Namun, Thomas Lund, COO BWF, pada konferensi pers kedua yang berlangsung di Wembley Arena siang ini sekitar pukul 16.15 waktu Londonmenambahkan, sanksi diskualifikasi ini hanya dijatuhkan kepada atlet yang bersangkutan, sementara pelatih dan asosiasi bulu tangkis masing-masing negara tidak dijatuhi sanksi apapun. Sampai akhirnya pada berita hari ini update terakhir IOC memerintahkan KONI/KOI melakukan investigasi terhadap Team pelatih juga.

Dalam pertandingan olahraga sudah sepantasnya kita semua menjunjung tinggi nilai-nilai sportifitas. Walaupun kekecewaan memenuhi rongga dada kita semua atas keputusan BWF, namun hal yang terpenting adalah jadikanlah kasus ini sebagai pembelajaran bagi kemajuan dunia olahraga kita. Sehingga partisipasi bangsa kita di ajang internasional nantinya bisa lebih bermakna dari hanya sekedar mengejar kemenangan dan medali.






kata Baku
Kata Tidak Baku
Tim
Team
Sportivitas
Sportifitas
Manager
Manajer


Sumber : kompasiana.com





Selasa, 06 November 2012

20 Tahun tanpa seorang ayah Part II



20 Tahun tanpa seorang ayah Part II





3 bulan kemudian saya mendapat bantuan berupa beras dan sejumlah uang dari pihak sekolah, dan bukan hanya itu saja, membayar uang spp pun di kenakan setengah harga, dengan sigap saya bertanya kepda ibu guru,ibu guru, kenapa saya mendapatkan beras dan sejumlah uang, ibu guru pun menjawab, ini semua adalan bantuan dari pihak sekolah di karenakan kamu tidak mempunyai ayah, dan beberapa teman kamu kemaren juga mendapatkan hak mereka dari pihak sekolah, dan tidak lupa saya berterimah kasih dan mencium tangan ibu guru karena pihak sekolah sudah memberi bantuan kepada keluarga saya.


pada akhirnya saya di antar pulang dengan bapak guru menggunakan sepeda motor, setelah tiba dirumah, saya langsung bergegas turun dari sepeda motor, dan saya melantunkan salam dan mengetok pintu, dan ternyata yang membuka pintu adalah kakek saya, kakek bertanya kepada saya, itu siapa juwi, itu bapak guru,langsug saja kakek menyapa bapak guru tersebut dan mempersilahkan bapak guru masuk kedalam rumah, kakek saya bertanya, ada apa ya bapak mengantarkan cucu saya pulang, begini bapak, saya mendapat perintah dari pihak sekolah untuk mengantarkan juwi pulang kerumah dan memgantarkan hak juwi yaitu berupa beras dan sejumlah uang dikarenakan juwi adalah seorang anak yatim, maka dari itu juwi mendapatkan bantuan dari pihak sekolah,dan bukan itu saja, pembayaran spp pun akan di kenakan dengan setengah harga. Dan saya melihat kakek saya mengeluarkan air mata mendengarkan kata – kata yang disampaikan oleh bapak guru kepada kakek, dan kakek mengucapkan banyak terimah kasih.




20 Tahun Tanpa Seorang Ayah Part 1


20 Tahun Tanpa Seorang Ayah Part 1



Semenjak saya di lahirkan di dunia ini sampai umur saya 20 tahun saya tidak pernah merasakan kasih sayang seorang ayah. Awal cerita saya bertanya kepada ibu mengenai kebaradaan ayah saya. Ibu, teman – teman saya memilik ayah, kenapa saya tidak punya ayah ibu, di mana ayah sekarang ibu, ibu pun terdiam beberapa saat terhadap pertanyaan saya tadi, ibu menjawab ayah kamu sudah tidak ada sayang.Dan saya pun bertanya kepada kakek saya,kakek, ayah saya dimana ya sekarang, sampai saya besar seperti ini saya belum pernah melihat ayah, dan kakek pun menjawab, ayah kamu sudah meninggal, dan saya hanya terdiam dan pergi meninggalkan kakek saya.


Beberapa bulan kemudian, ibu saya mendaftarkan saya ke sekolah dasar BUDI MULIA MEDAN. Selang 2 minggu saya sudah mulai memasuki kelas, singkat cerita ibu guru pun bertanya kepada murid – muridnya, anak – anak, di kelas ini ada tidak yang tidak mempunyai ayah denngan kata lain meninggal dunia, kalau ada tunjuk tangan ya anak – anak, saya mendengar ibu guru berbicara seperti itu saya hanya terdiam, dan saya melihat kanan kiri ada tidak kira – kira yang menunjuk tangan. Dan ternyata ada beberapa orang yang mengacungkan tangannya, saya bergegas mengacungkan tangan karena saya ingat kata kakek beberapa bulan silam bahwasannya ayah saya sudah meninggal.


Dan bu guru pun menghampiri saya,ibu guru pun bertanya kepada saya, nama lengkap anak siapa ya,nama saya juwi kuswanda bu, apa benar ayah juwi sudah tidak ada, ia ibu kata kakek saya ayah sudah meninggal. Ibu guru pun mencatat nama saya dan teman - teman bahwasannya di kelas ini ada beberapa orang anak yatim.



Kamis, 11 Oktober 2012

Perkembangan bahasa Indonesia di Luar negeri


sebagai bahasa persatuan karena Indonesia adalah negara kepulauan dengan beranekaragam suku, budaya, dan bahasa. Untuk menyatukan dan mempermudah komunikasi antarsuku yang memiliki beragam bahasa, maka ditetapkanlah bahasa Bahasa Indonesia merupakan bahasa resmi bangsa kita. Bahasa Indonesia digunakan Indonesia sebagai bahasa persatuan.

Saat ini terdapat lebih dai 6500 bahasa yang di gunakan di seluruh dunia walaupun jumblahnya tidak terlalu benar, paling tidak kita mengetahui bahwa bahasa yang ada di planet bumi ini beranekaragam.Perkembangan bahasa indonesia di luar negeri menurut saya begitu pesat,Misalnya di Negara tetangga kita sendiri yaitu Malaysia,para artis dan actor Malaysia sudah mulai menggunakan bahasa Indonesia, bahasanya adalah bahasa Jakarta,misalnya bahasa mereka awak, kalau di artikan ke bahasa Indonesia adalah aku ,tetapi mereka sekarang ini sudah menggunakan bahasa Jakarta seperti LU dan GUA, berita ini saya dapat dari orang tua perempuan saya yang kebetulan berada di negera Malaysia menjadi TKI. Beliau sering melihatt berita infotainment tentang artis Malaysia,maka dari itu beliau tau bahasa mereka sehari – hari dilayar televisi.

Perkembangan bahasa Indonesia yang berada di luar negeri  selanjutnya adalah negara Australia yang berada di Australia barat, 187 sekolah (dasara dan menengah) dari 768 sekolah di Australia barat rata – rata memiliki mata pelajaran bahasa Indonesia. Umumnya bahasa Indonesia diajarkan satu kali seminggu mulai kelas 3 SD, tetapi beberapa sekolah sudah memulai pengajaran bahasa Indonesia dari kelas 2 SD sampai dengan 1 SD. Di sekolah tersebut pelajaran bahasa Indonesia adalah mata pelajaran wajib sampai dengan kelas 8. Mudah – mudahan bahasa Indonesia di sukai banyak orang di Negara luar.

INGIN BERKULIAH PART DUA


Pada akhirnya saya sampai juga di bandara soekarno hatta.Dan di luar sana bibi saya telah menunggu saya,pukul 19:30 kami berdua tiba di kosan tante saya. Keesokan harinya tante saya mengajak saya pergi untuk mensurvei dimana letak kampus GUNADARMA yang berada di bekasi, pada awalnya susah sekali mencari kampusnya, karena tante saya tidak begitu paham  dengan kota bekasi karena bibi saya tinggal di Jakarta utara.




Dan tante saya memutuskan untuk bertanya kepada tukang ojek yang berada di pasar kranji bekasi, setelah bertanya kami melanjutkan perjalanan dengan motor yang masih sangat bagus di bawah untuk beraktivitas sehari – hari. Pada akhirnya kami menemukan kampus GUNADARMA yang berada di jalan kalimalang bekasi.Langsung saja kami berdua masuk kedalam kampus gunadarma dan lansung meminta formulir untuk pendaftaran.




Keesokan harinya saya seorang yang pergi mengantarkan syarat - syarat untuk masuk ke gunadarma.Untuk menjadi mahsiswa yang  sah di Universitas Gunadarma kita harus melewati tahap tes, tes yang pertama itu adalah tes urin,tes urin ini diadakan karena untuk mengetahui apakah calon mahasiswa memakai narkoba atau sejenisnya.Jika calon mahasiswa tersebut fositif memakai narkoba maka pihak Universitas Gunadarma tidak akan menerima calon mahasiswa tersebut.Alhamdulilah saya lulus tes urin karena saya tidak pernah sama sekali mengkonsumsi narkoba atau sejenisnya Tes ke dua adalah tes ujian Matematika dan bahasa inggris, di tes ini saya lulus dan mendapatkan grade tiga.Saya bersyukur sekali karena impian saya untuk berkuliah telah terwujud.




Dua minggu setelah saya di terimah di Universitas Gunadarma saya menjalani kegiatan masa orientasi mahasiswa, di masa orientasi itu yang paling tidak bisa saya lupakan adalah waktu kaka – kaka senior memotong rambut saya sampai rambut saya tidak beraturan,contohnya seperti jalan yang berlubang. Jujur saya sangat kesal sekali terhadap perrbuatan mereka,padahal di satu sisi saya sudah memotong rambut saya,tetapi kata kaka – kaka seniornya rambutnya masih kurang pendek, akan tetapi di suatu sisi saya berpikir buat apa saya kesal karena masa orientaasi ini peraturannya sudah di tetapkan bagi mahasiswa baru untuk mencukur rambutnya sampai 3 milimeter.

INGIN BERKULIAH PART SATU



Ingin menjadi TNI AU adalah cita - cita saya dari kecil.Setelah saya lulus dari SMK saya langsung  mengambil formulir untuk menjadi TNI AU.Akan tetapi saya membatalkan menjadi TNI AU di karenakan tidak ada dukungan dari orang tua disekitar saya,karena ibu saya berada di negeri seberang,dan saya tidak tau di mana ayah saya berada, karena dari ibu saya mengandung sampai saya di lahirkan ibu saya sudah ditinggal pergi oleh ayah saya.


Setelah saya membatalkan niat saya menjadi TNI AU saya melamar kerja di PT.KARET DELI MEDAN,pada akhirnya saya mendapat panggilan dari PT.KARET DELI MEDAN untuk di interview.Hasilnya pun tidak mengecewakan,artinya saya di terima bekerja.Berselang 1 tahun saya bekerja saya di angkat menjadi karyawan tetap di PT tersebut, sungguh gembira hati saya di angkat menjadi karyawan,karena di zaman sekarang system bekerjanya melaikan teken kontrak dan hanya PT KARET DELI yang berada di medan  yang berani mengangkat para buruhnya menjadi karyawan tetap.


Dua tahun lebih saya bekerja,saya masih tinggal bersama nenek dan kaka saya dbilik yang tak seberapa indah itu.Semenjak saya selesai sekolah ibu yang saat ini masih di negeri seberang dan tidak pernah mengirim uang buat saya lagi,karena kata ibu saya kamu sudah bekerja dan harus hidup mandiri.Tiga tahun sudah saya bekerja,secara tiba – tiba bibi saya yang berada di Jakarta menghubungi saya lewat via telepon,saya pun diam sejenak,karena ada angin apa bibi saya menghubungi saya,tidak taunya bibi saya itu menawarkan saya untuk kuliah di Jakarta.saya  terkejut mendengar bibi saya menawarkan saya kuliah,saya menjawab, apakah bibi serius ingin mengkuliakan saya,jawab bibi saya,ia bibi serius mengkuliahkan kamu, dalam hati saya berbicara,ya allah Rezeki apa lagi ini yang egkau berikan,langsung dengan sigap saya menjawab, saya mau kuliah di Jakarta bibi.


Setelah saya menerima tawaran dari bibi saya,saya segera mengurus pengunduran diri saya di PT. KARET DELI MEDAN,dan pada akhirnya pengunduran diri saya berjalan dengan lancar,dan saya di beri pesangon sebesar RP 500.000.Keesokan harinya saya langsung pesan tiket pesawat secara online untuk menuju ke Jakarta.